“Capek juga naiknya, tapi begitu sampai atas langsung terbayar,” ujar Gesti, seorang mahasiswi yang baru pertama kali mengunjungi Pantai Payangan. Sambil mengatur napas, ia memandang hamparan laut yang membentang luas dari puncak bukit. Di hadapannya, langit mulai berubah jingga. Debur ombak terdengar bersahutan, sementara angin laut berembus pelan membawa aroma khas pesisir selatan. Beberapa pengunjung tampak mengangkat kamera, mengabadikan detik-detik matahari yang perlahan tenggelam di balik cakrawala.

Bagi Gesti, perjalanan menuju Pantai Payangan bukan sekadar mencari tempat wisata, tetapi juga mencari suasana yang berbeda dari hiruk pikuk perkotaan. Menurutnya, pemandangan yang disuguhkan pantai ini terasa lebih alami dan menenangkan.

“Awalnya saya kira hanya pantai biasa. Ternyata dari atas bukit pemandangannya luar biasa. Rasanya betah berlama-lama di sini,” katanya.

Pantai Payangan berada di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Berbeda dengan pantai lain di kawasan selatan Jember, Payangan menawarkan bentang alam yang beragam dalam satu kawasan. Empat pantai kecil, tiga bukit, dan sebuah pulau karang menjadi daya tarik yang membuat panorama di tempat ini tampak unik.

Hamparan pasir berwarna hitam kecokelatan berpadu dengan air laut yang jernih. Bukit-bukit hijau yang mengelilingi kawasan pantai memberikan sudut pandang berbeda bagi setiap pengunjung. Dari puncaknya, garis pantai terlihat memanjang mengikuti pesisir selatan, sementara cahaya matahari yang mulai meredup memantul di permukaan laut dan menciptakan suasana yang memikat.

Selama berada di Payangan, Gesti menghabiskan waktu dengan menyusuri pantai dan mendaki bukit. Sesekali ia berhenti untuk mengambil beberapa foto ketika cahaya senja mulai menyelimuti kawasan tersebut.

“Kalau datang ke sini, menurut saya jangan terburu-buru pulang. Tunggu sampai matahari tenggelam karena itu bagian yang paling indah,” ujarnya.

Selain menikmati panorama, pengunjung dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia, seperti area parkir, musala, kamar mandi, gazebo, dan warung makan. Lokasinya yang berdekatan dengan Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo juga membuat banyak wisatawan memasukkan Payangan ke dalam satu rangkaian perjalanan wisata pantai selatan Jember.

Meski menawarkan keindahan yang memanjakan mata, Pantai Payangan tetap memiliki karakter khas pantai selatan dengan ombak yang cukup besar. Karena itu, pengunjung diimbau tetap berhati-hati saat berada di bibir pantai dan ikut menjaga kebersihan lingkungan agar pesona alamnya tetap lestari.

Saat matahari benar-benar menghilang di balik lautan, satu per satu pengunjung mulai meninggalkan bukit. Namun, bagi Gesti, senja di Pantai Payangan bukan sekadar pemandangan yang berhasil diabadikan dalam foto. Pengalaman menikmati angin laut, debur ombak, dan panorama dari atas bukit menjadi alasan mengapa ia berharap suatu hari nanti dapat kembali mengunjungi surga tersembunyi di pesisir selatan Jember.

  • Penulis: Gesti Tria Pujiari, Badi’atul Aulyail Adnan, Maulida Latifa Rifta