Jember 22 November 2025 – Expo Ormawa menjadi salah satu agenda tahunan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Jember (UNEJ) yang rutin diselenggarakan selama tiga tahun terakhir. Kegiatan ini merupakan sarana bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat seluruh organisasi mahasiswa mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa, Himpunan Program Studi, hingga Unit Kegiatan Mahasiswa sebagai ruang pengembangan diri yang tersedia di lingkungan FTP UNEJ.
Pada tahun ini, panitia membagi mahasiswa baru menjadi 11 kelompok besar yang kemudian dipecah lagi menjadi dua subkelompok saat memasuki area expo. Setiap subkelompok mendapat durasi kurang lebih 10 menit untuk menerima penjelasan dari pengurus organisasi mengenai departemen, kegiatan unggulan, hingga peluang keanggotaan, sementara beberapa stand menampilkan dekorasi tematik, produk kewirausahaan, atau media visual untuk memperkuat penyampaian. Expo disusun dengan sistem rotasi terjadwal sehingga setiap kelompok berpindah dari satu stand ke stand berikutnya sesuai alur yang ditetapkan, didampingi instruktur kelompok untuk memastikan rotasi tepat waktu dan mencegah penumpukan peserta. Meskipun jadwal cukup padat, antusiasme mahasiswa terlihat melalui banyaknya pertanyaan dan interaksi yang muncul selama sesi pemaparan.
“Seru banget, tapi waktunya kurang buat tanya-tanya,” ujar Putri Khoirina, mahasiswa baru Prodi TIP. Hal serupa juga disampaikan Gede Rexna yang mengaku puas mengikuti expo. “Dengan expo ini saya jadi lebih tahu ormawa apa saja, dan jadi lebih tertarik buat ikut,” ujarnya.
Beberapa ketua organisasi mengungkapkan proses persiapan yang dilakukan. Ketua UKM Agritechship, Izzatur Rahma, menyebut pihaknya menyiapkan dekorasi serta produk kewirausahaan. Namun, ia memberi catatan terkait ketertiban kelompok maba. “Ada yang masih mencar-mencar, jadi penyampaian kurang dihargai,” ucapnya.
Ketua BEM FTP, Angger Bagus Setiadi, menyatakan persiapan stand dilakukan mendadak. “kebetulan dari mitra untuk tenant-nya juga mendadak, jadi persiapannya itu semuanya mendadak. Stand kita baru siap sekitar jam sembilan, mepet dengan kedatangan maba,” ujarnya. Ia berharap tahun berikutnya manajemen waktu dapat diperbaiki.
Sementara itu, Hizkia seaku ketua Imatekta menilai lokasi expo tahun ini lebih nyaman dan leluasa karena jarak antara ormawa tidak berdempetan. Pada Expo ini Imatekta fokus menyampaikan fungsi dari himpunan, seperti mewadahi inspirasi dari masyarakat warga TEP serta mengenalkan ilmu-ilmu tentang TEP melalui himpunan.
“Untuk tahun ini stand-stand-nya menarik, hanya saja sistem rotasi 20 kelompok itu terlalu memakan waktu,” ujar Hizkia selaku ketua Imatekta
Secara keseluruhan, Expo Ormawa tahun ini berjalan lancar dan tersusun rapi, meskipun tetap menyisakan sejumlah catatan teknis seperti pengaturan kelompok dan kebutuhan persiapan tenant. Namun, rangkaian kegiatan tersebut dirasa menjadi momentum penting dalam menyambut mahasiswa baru dan memperkenalkan kultur organisasi di FTP UNEJ.
- Penulis: Ghaitsa Risty A.F & Cindy Aulia
- Editor: Yenda Aulia