Siapkan Program KKN Baru, Informasi Carut-marut

JEMBER, Manifest – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember mencanangkan program baru untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode II Tahun Akademik 2019/2020. Model KKN dibuat secara mandiri dengan tema Back to Village. Informasi tersebut dikeluarkan secara resmi oleh pihak LP2M pada hari Selasa (21/04) melalui surat edaran Nomor 1398/UN 25.3.2/PM/2020, namun hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut yang diturunkan secara resmi oleh pihak terkait.

Firda Ainia Adha, mahasiswa Teknologi Industri Pertanian Angkatan 2017 mengaku bingung memahami informasi yang tersebar. Informasi yang sejauh ini didapat, diakuinya masih simpang siur. “Gak ada informasi yang benar-benar jelas,” ungkapnya. Firda juga mengaku belum merasakan kehadiran BEM FTP selaku pihak yang harusnya dapat mengklarifikasi dengan baik informasi dari pihak manapun yang masih belum jelas. Sehingga, banyaknya informasi yang diterima dari broadcast whatsapp maupun sumber lainnya justru membuat semakin bingung. “Sebagai yang awam sekali ini, aku menjadi tidak mendapat informasi yang lengkap,” ujar Firda.

Hal senada disampaikan oleh Mu’amar Kadafi, mahasiswa Teknik Pertanian Angkatan 2017. Menurutnya, informasi yang diberikan oleh LP2M masih berupa pandangan umum. Informasi yang tersebar di kalangan mahasiswa juga masih tidak teratur. “Beberapa hari yang lalu dapat info tentang KKN tapi tidak resmi dari LP2M, menurutku itu agak membingungkan,” ungkapnya.

Kadafi berpendapat bahwa LP2M seharusnya menggunakan media yang resmi seperti Sister for Student maupun telegram dalam menyampaikan informasi tersebut. Namun pada kenyataannya, info yang tersebar masih berupa broadcast whatsapp yang berasal dari fakultas lain. “Berarti kan terjadi penyebaran info yang tidak merata, sedangkan informasi tersebut ditujukan ke seluruh fakultas,” ungkapnya. Menurutnya, info yang akan disebar seharusnya dihimpun terlebih dahulu dan disampaikan secara bersamaan menggunakan media yang resmi. Selain itu, sebelum mengadakan pembekalan, LP2M harus memastikan mahasiswa yang mengikuti KKN paham dengan skema, sistem, dan juga pelaksanaannya.

Menanggapi keluhan yang ada, Syahril Imron selaku Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian menyampaikan bahwa pihak LP2M menjanjikan akan menerbitkan buku panduan pada hari Senin (27/04). “Coba ditunggu dulu panduannya hari senin,” ujar Imron. Dirinya juga mengimbau bagi mahasiswa yang masih membutuhkan informasi lebih lanjut terkait KKN ini, bisa menghubungi BEM FTP atau langsung menghubungi LP2M melalui contact person yang tersedia. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *