Gelar Produk FTP 2019 Hasilkan 27 Produk Inovatif

JEMBER, Manifest – Mahasiswa Angkatan 2016 Jurusan Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember (FTP UJ) mengadakan acara Gelar Produk FTP 2019 dengan tajuk Make the Best Product with Modern Technology for Better Life.  Acara ini diadakan pada Selasa (18/06) bertempat di double way FTP UJ. Terdapat 27 jenis produk baru dipamerkan pada acara tersebut yang terdiri dari 22 snack makanan, 3 produk beku, dan 2 produk minuman. Acara ini juga dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan dari perwakilan setiap kelas THP 2016 dan Unit Kegiatan Mahasiswa Kesenian (UKM-K) Dolanan FTP UJ.

Siswoyo Soekarno selaku Dekan FTP UJ menyatakan bahwa acara ini merupakan kegiatan akhir dari implementasi mata kuliah Pengembangan Produk Baru (PPB) yang ditempuh mahasiswa THP. “Acara ini merupakan puncak dari mata kuliah PPB sebagai penentu nilai akhir.” Ucap Siswoyo saat sambutan. Dirinya berharap, kegiatan ini bisa dijadikan sebagai starting point untuk memulai meningkatkan kreasi dan inovasi dalam penciptaan produk-produk baru yang sesuai dengan kaidah kesehatan.

Ahmad Nafi’ selaku penanggung jawab mata kuliah PPB menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk mengenalkan produk yang telah dikreasikan oleh mahasiswa selama menempuh mata kuliah PPB. “Sehingga outputnya tidak hanya diketahui, dinikmati, dan dievaluasi secara internal di mata kuliah.” Paparnya. Produk yang dihasilkan juga bisa dikenal dan mendapat apresiasi masyarakat dari berbagai lapisan. Nafi’ menambahkan hal yang paling utama dari produk yang dihasilkan adalah peningkatan mutu, nilai kreasi, nilai kebaruan, dan kualitasnya.

Salah satu pengisi stan, Meyda Cahyaning Putri membuat kerupuk berbahan dasar tulang ikan tongkol dan cassava dengan nama produk ca-safish. “Ca-nya ini adalah kependekan dari calcium, sa-nya cassava dari tepung singkong, fish-nya merupakan tulang ikan.” Ungkapnya. Menurutnya diluar sana masih jarang ditemukan kerupuk tulang ikan, meskipun ada masih menggunakan tulang ikan nila. “Sedangkan kita pakai tulang ikan tongkol yang memang belum dimanfaatkan sama sekali.” Pungkas Meyda.

Menurut Sandika salah satu pengunjung, acara Gelar Produk ini bagus, menarik, dan produk yang dipamerkan unik. “Saya mau ke kantor dan ada yang menarik jadi sekalian mampir, buatan mahasiswa itu pasti kan unik-unik.” Jelas Sandika. Dirinya berharap agar acara ini bisa diselenggarakan tiap tahun dan produk yang dihasilkan bisa lebih bervariasi. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *