Kembangkan Budaya Kritis, LPM Manifest Gelar Diskusi Film Asimetris

JEMBER, Manifest – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Manifest Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember (FTP UNEJ) mengadakan nonton bersama dan diskusi Film Asimetris pada Kamis (19/04) di Gazena FTP. Acara yang sekaligus menjadi perayaan milad LPM Manifest ke 19 ini mengambil tema “Dampak Ekspansi Sawit di Indonesia”. Kegiatan ini merupakan pengembangan dari visi organisasi LPM Manifest untuk turut serta membangun sikap kritis terhadap isu-isu yang berkembang di kalangan mahasiswa FTP.

Ahmad Nafi sebagai pembina LPM Manifest sekaligus pemantik dalam acara diskusi mengatakan bahwa acara tersebut difokuskan kepada critical thinking mahasiswa FTP. “Acara ini sangat baik, dalam rangka membuka kreativitas, critical thinkking terhadap isu-isu strategis, baik lingkup nasional, internasional, atau lokal yang bisa meningkatkan daya kritik, itu bagus.” Jelas Nafi.

Menurut Nafi acara yang digagas LPM Manifest ini perlu dikembangkan lagi. Ia menambahkan perlu ada kegiatan serupa namun dikemas dalam bentuk akademik, seperti lomba debat atau pola penulisan karya ilmiah. “Agar mahasiswa lain tertarik dan juga mau kritis terhadap realita yang ada di masyarakat.” Ucapnya.

Pemimpin Umum LPM Manifest, Asisqo Alqoroni mengatakan tujuan kegiatan ini untuk mengembangkan budaya kritis di kalangan mahasiswa FTP UNEJ. Menurutnya Pemilihan Film Asimetris yang membahas komoditas sawit menurutnya sesuai dengan bidang keilmuan FTP, yakni dalam hal pengolahan dan konservasi lingkungan. “Diharapkan dengan diangkatnya tema yang sesuai dengan bidangnya, itu bisa mengembangkan budaya kritis dari teman-teman FTP.” Tambahnya.

Sementara itu, Tri Angga Maulana selaku mahasiswa FTP Angkatan 2014 mengapresiasi inisiatif yang dilakukan LPM Manifest membuat diskusi dalam bidang keilmuannya. Ia berpendapat bahwa acara tersebut sangat membangun sekali terutama terkait sifat kritis mahasiswa. “forum-forum diskusi seperti  ini sebenarnya dibutuhkan di lingkungan kampus, jadi semakin sering mengadakan acara seperti ini.” Imbuhnya. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *