Vakumnya Akreditasi TEP dan Penerapan Sistem Baru Akreditasi

  • 2
    Shares

JEMBER, Manifest – Status akreditasi jurusan Teknik Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember (TEP FTP UJ) dalam masa kadaluarsa atau vakum untuk beberapa bulan ke depan. “Jadi akreditasi kita masih vakum dan masih dalam proses akreditasi ulang, karena akreditasi TEP sudah habis tanggal 18 Oktober 2017 kemarin,” Jelas Siswoyo selaku dekan FTP UJ ketika ditanyai tentang status akreditasi jurusan TEP.

Siswoyo mengungkapkan bahwa untuk tahun ini akreditasi dilakukan dengan cara baru yaitu online, sehingga lamanya waktu yang dibutuhkan untuk akreditasi semestinya lebih cepat dibandingkan secara offline. Keadaan tersebut berpengaruh pada mahasiswa semester akhir, khususnya bagi yang akan melaksanakan sidang. “Apabila syarat akreditasi dibutuhkan ketika akan melamar kerja, maka dapat digunakan salah satu akreditasi antara fakultas atau universitas” tambahnya.

Bambang Marhaenanto selaku ketua jurusan TEP juga membenarkan terkait sistem baru akreditasi secara online. “Tahapan akreditasi dimulai dengan melengkapi berkas dan borang secara online yang telah disetujui oleh Badan Penjamin Mutu (BPM) dan rektor, lalu diupload oleh operator universitas,” paparnya. Bambang juga menjelaskan berkas yang telah diupload akan diperiksa sekitar 1 bulan oleh BAN PT, kemudian akan dilakukan visitasi ke fakultas untuk mencocokkan data yang sudah dikirim.

Bambang mengungkapkan terdapat 7 standar yang harus dipenuhi dalam akreditasi. Standar tersebut meliputi visi misi, tata pamong (struktur organisasi, cara kerja, dan pengelolaan prodi), kemahasiswaan dan prestasi, kurikulum, sarana prasarana, penelitian dan pengabdian, serta keuangan. Menurutnya, dukungan mahasiswa untuk akademik penting dilakukan, melalui peningkatan kegiatan serta prestasi agar dicapai hasil akreditasi A secara optimal.

Ahmad Fahrizal selaku mahasiswa semester akhir jurusan TEP mengharapkan proses akreditasi dapat memberikan dampak yang lebih baik untuk calon alumni. “Memang vakumnya akreditasi akan menunda kelulusan, tapi lebih baik seperti itu daripada nanti ketika melamar kerja dipertanyakan tentang akreditasi, itu kebelakangnya akan jauh lebih buruk.” Jelasnya. []

 

Penulis : Nila Zulfa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *