Dekan FTP UJ Berikan Memo Bebas Jam Malam

JEMBER, Manifest – Acara Romantika FTP mendapat memo bebas jam malam langsung dari dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember (FTP UJ) pada Jumat (17/2).  Yuli Witono selaku dekan FTP UJ menjelaskan bahwa memo dikeluarkan karena memang kegiatan yang memang urgent. Menurutnya filosofi jam malam hanyalah berupa rambu-rambu saja, karena kegiatan malam harus dibatasi agar pagi saat kuliah bisa fresh.  “Jangan sampai nanti kita bermalam-malam hanya chatingan, tapi kalau untuk kegiatan yang positif, seperti itu tidak masalah yang penting jelas. kita berikan kesempatan karena jelas dan tetap dipantau penjaga tidak ada masalah, kalau itu positif dan itu setiap saat, siapapun sekali lagi” tambahnya.

“Kalau yg dikhawatirkan memang kalau jam malam itu berlarut dengan segalanya, isinya berlarut, tidak untuk akademik malah nanti kemana-mana dan fungsinya bergeser. Kalau selama ini (positif, red) monggo sudah, saya kira semua pimpinan akan sama persepsinya”, lanjutnya. Yuli juga menjelaskan bahwa kriteria kegiatan yang dapat diberikan bebas jam malam adalah  kegiatan yang nyata. “iya, Kalau memang nyata, tinggal koordinasi, kita juga teman-teman pimpinan semua tidak akan dilarang”, pungkasnya.

Ahmad Amirudin atau biasa dipanggil Kacang selaku ketua umum Unit Kegiatan Mahasiswa Kesenian  (UKMK) Dolanan membenarkan bahwa memo bebas jam malam memang langsung diberikan oleh dekan sendiri. Memo tersebut mulai berlaku pada hari selasa sampai rabu tanggal 14 sampai 17 februari 2017. “Saya langsung meminta saran ke pak dekan,  anak-anak mungkin akan membutuhkan waktu yang lama untuk berproses dalam berkreativitas di pementasan ini. Kita mau mengajukan memo untuk beberapa hari ini supaya anak-anak bisa fokus untuk berkarya dan tidak terganggu kegiatan jam malam,” terangnya. Kacang menjelaskan bahwa Yuli mendukung dengan adanya saran tersebut.

Acara ini merupakan acara murni dari dekan, dan UKMK Dolanan hanya sebagai event organizer (EO) dalam penggarapan pementasannya, Kacang  menjelaskan.  Dalam hal konsep  UKMK Dolanan juga tidak mengutak-atik instruksi dekan seperti penggarapan dan juga tema, jelas Kacang. Dalam hal pendanaan dia juga menjelaskan bahwa semua dari dekan, “Pendanaan pribadi dari pak dekan sendiri. Keseluruhan dana dari pak dekan, termasuk kursi, sound dan lain-lain. Semua full dari pak dekan sendiri,” tambahnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *