Panggung Kenangan Bertajuk Romantika FTP

Jember, Manifest – Unit Kegiatan Mahasiswa Kesenian (UKMK) Dolanan mengadakan acara pementasan pada jumat (17/2) bertempat di Gazebo Serba Guna Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember (FTP UJ). Acara bertajuk “Romantika FTP” ini merupakan amanah dari Yuli Witono selaku Dekan FTP UJ guna untuk melepas masa jabatannya yang berakhir. Acara tersebut mengambil tema “Menuju Medan Juang Baru” untuk menggambarkan karir Yuli Witono selanjutnya sesudah menjabat menjadi dekan.

Yuli mengatakan latar belakang dari acara tersebut yakni berawal dari spirit dan daya juang anak-anak muda yang mulai gersang. Oleh karenanya lewat acara ini Yuli ingin coba meningkatkan semangat dan kreatifitas anak-anak muda melalui kesenian. “Mahasiswa dan masyarakat umum juga harus punya spirit dalam hal apa saja. Oleh karena itu kita mencoba disini anak-anak modal kita yang kreatif kita coba lewat kesenian”, ujar Yuli.

Acara “Romantika FTP” dibuka oleh penampilan UKMK Dolanan yang menampilkan traditional dance yakni Tari Petik Kopi. Selanjutnya dilanjutkan dengan soft launching album dari Yuli Witono selaku Dekan FTP UJ. Setelah itu acara diisi penampilan paduan suara oleh Unit Kegiatan Paduan Suara Mahasiswa Symphony Choir dan launching album garapan Yuli Witono sendiri. Acara diakhiri penampilan teatrikal oleh UKMK Dolanan yang menceritakan masa muda Yuli Witono.

M. Amirudin selaku ketua panitia menjelaskan bahwa tujuan dari acara tersebut sebagai bentuk kenang-kenangan dengan Dekan FTP UJ. “Agar semua warga FTP terlibat dalam pementasan ini khususnya sebagai kenang-kenangan”, ujar Amirudin. Ia menambahkan untuk peserta dan undangan yang hadir pada acara tersebut antara lain warga FTP, UKM Kesenian Jember, undangan dari dekan yakni komunitas pengusaha dan seni musik, undangan dari ibu dekan yakni ibu-ibu pengajian, serta pegawai dan dosen FTP UJ.

Amirudin menjelaskan bahwa untuk persiapan dilakukan 1 bulan sebelum acara. Ia menambahkan untuk latihan, menggarap konsep panggung, pembuatan pamflet dan properti untuk pementasan teater dilakukan 2 minggu sebelum acara dilaksanakan. “Ini merupakan acara additional, acara yg mendadak istilahnya”, kata Amirudin. Akhib Asparudin salah seorang mahasiswa FTP yang turut hadir pada acara tersebut berpendapat bahwa “Romantika FTP” sangat memotivasi mahasiswa dan memiliki nilai lebih dari acara lainnya. Namun Akhib menyayangkan perihal penonton yang kurang rapi dan acara yang menurutnya berakhir terlalu malam. “Untuk sarannya lebih bagus lagi dan tetap semangat untuk Dolanan dan Symphony Choir. Terimakasih juga khususnya Bapak Yuli Witono dan seluruh civitas akademika yg telah membuat FTP seperti saat ini”, Ujar Akhib.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *