Lingkungan Sekret FTP Dibobol Maling

JEMBER, Manifest – Terjadi Kasus kemalingan di lingkungan kesekretariatan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember (FTP UJ) pada Minggu malam (24/07). Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian (Himagihasta) menjadi korban dalam kasus ini. Sebuah Printer berhasil dibawa kabur maling setelah berhasil membobol pintu sekret yang telah digembok sebelumnya.

Ida Bagus, pembantu Dekan (PD) 2 FTP UJ menuturkan bahwa pihak fakultas telah mengetahui kejadian tersebut. Ia menjelaskan pihak fakultas melalui PD 1 serta Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) telah meninjau sekret Himagihasta yang dibobol maling pada Selasa (26/07). “Kejadian ini sudah diobrolkan di grup WA dosen dan masih terus ditindak lanjuti,” Terangnya saat ditemui Manifest dan perwakilan Himagihasta di ruang kerjanya (27/07).

Ida Bagus juga menjelaskan dirinya telah meninjau langsung kondisi sekret serta melihat gembok yang terpasang di setiap pintu sekret. Hasilnya ia mendapati ada sekitar lima sekret yang kondisi gembok tidak terpasang sebagaimana mestinya. “Malah sekret BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa, red) tidak terkunci sama sekali. Ini kan bahaya,” tambahnya.

Untuk itu ia menghimbau agar mahasiswa yang aktif dalam organisasi untuk saling menjaga keamanan di lingkungan sekret. Selain itu ia menyarankan kepada setiap Ormawa di FTP untuk mengirimkan surat resmi permohonan perbaikan fasilitas kepada fakultas. “Nanti di list apa saja yang rusak, segera kirimkan melalui Mawa (Kemahasiswaan, red), dan segera akan ditindak lanjuti.” Lanjut PD yang membawahi bidang sarana dan prasarana tersebut.

Sementara itu, Yusuf Ali Fauzi sebagai Ketua Himagihasta mengatakan bahwa barang yang hilang yakni sebuah printer milik anggotanya. Ia menjelaskan gembok yang telah dipasang dicongkel secara paksa oleh maling. Sedangkan gembok dari fakultas pada saat kejadian tidak dipasang. Hal ini tentu ia sesalkan. “Pada saat liburan memang gembok fakultas dipasang, namun saat terjadi kemalingan hanya gembok kita yang terpasang dan berhasil dicongkel maling.” Terangnya.

Denny, Salah satu pengurus Himagihasta menjelaskan pada saat sebelum kejadian dirinya bersama pengurus lain sedang rapat untuk mempersiapkan acara Pekan Inovasi Indonesia (PII) 2016 sampai pukul 20.00. “Keesokan harinya sekitar pukul 07.00 saya serta pengurus lain mendapati kondisi engsel gembok yang rusak serta printer yang hilang. Konfirmasi ke pengurus lain ternyata juga tidak tahu printernya dimana.” Tutur Denny. Ia mengharapkan segera dilakukan perbaikan gembok dan sistem keamanan di lingkungan sekret agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.[]

Herman Setiawan

Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember (FTP UJ) angkatan 2014. Aktif dalam organisasi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Manifest FTP UJ. Saat ini sedang menjabat sebagai Staff Redaksi LPM Manifest 2017-2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *