Petinggi Dekanat FTP UJ tak Hadiri Dolanan Teater #2

JEMBER, Manifest – Sejak pertama kali diadakan dua tahun yang lalu, Dolanan Teater akhirnya terselenggara kembali dengan tema “Terpenjara” pada Sabtu (14/05). Namun, acara besar dari Unit Kegiatan Mahasiswa Kesenian (UKM-K) Dolanan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember (FTP UJ) ini tidak dihadiri satupun petinggi dekanat FTP UJ. Hal ini membuat sambutan hanya disampaikan oleh Khairul Umam, Ketua Umum UKM-K Dolanan.

Umam menjelaskan pihaknya sebenarnya sudah mengirim surat undangan ke para petinggi dekanat, yakni ke Dekan FTP UJ, Pembantu Dekan (PD) III FTP UJ, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha FTP UJ, Kasubag Kemahasiswaan FTP UJ serta Pembina UKM-K Dolanan, tiga hari sebelum acara dilaksanakan. “Tadi sempat ditanya konfirmasinya, satu membalas selebihnya ga ada kabar,” jelas Umam. Ia menambahkan bahwa Dekan FTP UJ dan Pembina UKM-K Dolanan sudah mengkonfirmasi untuk tidak hadir.

Umam menyayangkan ketidakhadiran dari petinggi dekanat FTP UJ. Menurutnya acara Teater Dolanan #2 ini juga membawa nama fakultas, jadi sudah seharusnya para petinggi dekanat atau perwakilannya menghadiri acara ini. “Jadi ketika kami selama ini berkegiatan di kampus itu dibuktikan pada hari ini,” terang Umam.

Ia juga menambahkan selama ini kegiatan yang dilakukan oleh UKM-K Dolanan tidak hanya bersifat main-main saja di lingkungan kampus, namun banyak kegiatan yang dilakukan untuk mengasah kreativitas dari anggotan Dolanan. “Ketika orang-orang dekanat itu tidak tahu kami mengadakan acara ini, akhirnya akan terus tidak tahu. Anggapannya kita berkegiatan di sekret itu hanya main-mainan.” Tegas Umam.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FTP UJ, Kasang Heru juga menyayangkan ketidakhadiran perwakilan dari Gedung A (dekanat, red) FTP UJ. Ia sebelumnya juga mengungkapkan belum tahu bagaimana komunikasi antara panitia dengan tamu perwakilan dekanat. “Jadi seharusnya orang-orang dekanat harus tahu kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Dolanan. Malah saya fikir ini merupakan prestasi yang dihasilkan Dolanan,” ungkap Kasang.

Ia juga menerangkan apabila petinggi dekanat berhalangan untuk hadir maka sebaiknya diwakilkan untuk hadir. “Jadi misal PD III tidak bisa datang, minimal diwakilkan oleh Kasubag Kemahasiswaan lah.” Terang Kasang.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *