Membuka Wawasan Masyarakat Tentang Pangan Halal

JEMBER, Manifest – Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Islam (UKM-KI) Kosinusteta Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember (FTP UJ) mengadakan acara Pekan Pangan Halal 2016 pada Minggu (27/2) bertempat di lantai 3 Gedung Rektorat UJ. Dalam acara tersebut terdapat dua kegiatan yaitu seminar nasional dan pelatihan sertifikasi halal dengan tema “Strategi Pengembangan IPTEK untuk Mewujudkan Indonesia Kompetitif Melalui Pangan Halal. UKM-KI Kosinusteta bekerja sama dengan Lembaga Penelitian (Lemlit) UJ dalam penyelenggaraan acara tersebut.

Seminar dan pelatihan tersebut diisi oleh Prof. Dr. Ir. Umar Santoso, M.Sc Kepala Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Auditor Halal di Lembaga Pengkajian Pangan, Obat, dan Kosmetika (LPPOM) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dan juga Aris Purnama Seta, S.TP pemilik UD. DENNA sebagai pengisi. Acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa Usaha Kecil Menengah yang ada di Jember dan finalis peserta lomba poster yang merupakan serangkaian acara dari Pekan Pangan Halal 2016.

Umar mengatakan bahwa sertifikat halal pada produk pangan sangat penting selain memberikan kepastian bahwa produk itu halal juga bisa menentramkan batin konsumennya. “Sertifikat halal bisa digunakan untuk memperoleh izin pelabelan dari BPOM”, tambahnya. Umar juga mengatakan bahwa sistem pengajuan seritifikasi halal dari LPPOM-MUI sangat mudah. Perusahaan atau UKM menyusun sistem jaminan halal kemudian akan diaudit oleh auditor LPPOM-MUI dan tinggal menunggu keputusan oleh Komisi Fatwa-MUI.

Aris mengatakan bahwa produk pangan bersertifikat halal mempunyai keuntungan yang besar seperti lebih dipercaya konsumen dan peluang pasar lebih luas. Misal seperti di Brunei yang sangat menghargai produk dari Indonesia yang bersertifikat halal. “Karena di Brunei semua makanan harus halal”, imbuhnya. Aris juga menambahkan, “Di Indonesia kesadaran UKM masih rendah dan butuh sosialisasi sertifikasi halal”.

Akhmad Syaiful Rizal selaku ketua panitia Pekan Pangan Halal 2016 mengatakan bahwa diharapkan setelah acara ini bisa membuka wawasan kita sebagai masyarakat tentang kehalalan pangan. Untuk memberikan alur kepada pengusaha yang ingin produknya tersertifikasi juga. “Produk para pengusaha yang belum halal thoyyiban untuk segera menyesuaikannya”, tambahnya.[]

Amien Rosyadi

Lahir di Pasuruan 27 Maret 1995

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *