Jam Malam : Penggembokan Tidak ada Sosialisasi

JEMBER, Manifest – Sejak (17/10) Sekretariat Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Khatulistiwa , Fakultas Teknologi  Pertanian, Universitas Jember (FTPUJ) di gembok karena melanggar ketentuan jam malam. Hingga sekarang (24/10) sekretariat MPA Khatulistiwa masih belum dietahui kapan akan dibuka. Menurut Arsyl selaku demisioner Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menjelaskan bahwa jika melanggar SK Rektor tentang jam malam tidak ada hukuman.

“Setau saya kesepakatan hearing itu mahasiswa yang melakuan jam malam baik organisasi maupun temen-temen harus ijin di pihak dekanat tertulis, jika melanggar sebenarnya ga ada(hukuman, Red) sih”, ujarnya. “Menggunakan sekret menurut MoU terahr itu harus ijin acaranya apa terus kalau yang mo minjam kuliah itu pamit ke waker setelah itu boleh di gunakan” terangnya.

Andi selaku ketua umum Ikatan Mahasiswa Teknik Pertanian (Imatekta) mengatakan bahwa peraturan jam malam dilunakkan sesuai dengan kondisi fakultas. Ia menjelasan bahwa peraturan jam malam diterapkan karena di tempat lain ketahuan melakukan hal-hal yang tidak senono yang tidak pernah terjadi di FTP. “Kalau untuk mengantisipasi gak masalah tapi jangan seolah olah kita yang berbuat sehingga kita yang diginikan”, ujarnya. “Paling tidak dilunakkan yaitu tidak digembok” imbuhnya.

Terkait dengan penggembokan, Ia mengatakan tidak ada sosialisai tentang penggembokan dan tidak sesuai prosedur. “Kalau tiba- tiba digembok seperti itu ya tidak sesuai prosedur, sedangkan kita juga tidak disosialisasikan tentang penggembokan” terangnya.

“Saya yakin di dekanat pun pasti ada sop kayak ketika suatu pegawai ltu melanggar kan pasti dak langsung di pecat, ada prosedurnya”, terangnya. “otomatis prosedur penggembokan juga harus ada”, imbuhnya.

Abraham selaku ketua umum Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga (UKM-O) Sahara sependapat bahwa tidak ada sosialisasi penggembokan. “Meskipun di SK juga gak ada paling, penggembokan dak ada sosialsasi” ujarnya. [AR]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *