Mahasiswa UNEJ Ancam Lapor KIP Jika Tidak Ada Transparansi

JEMBER, Manifest – Selasa (11/11) mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Senat (FOKUS) Universitas Jember kembali melakukan aksinya. Aksi yang digelar di depan halaman rektorat ini merupakan kelanjutan dari aksi sebelumnya pada Senin (10/11) di depan Gedung Soetardjo Universitas Jember.
 
Aksi ini kembali terjadi setelah sebelumnya tuntutan mereka untuk bertemu Rektor Universitas Jember tidak dipenuhi. Mahasiswa yang tergabung dalam FOKUS ini menuntut Rektor Universitas Jember untuk melakukan transparansi anggaran agenda besar memperingati 50 tahun Universitas Jember. Anggaran yang digunakan dalam kegiatan tersebut dinilai bukanlah jumlah yang sedikit. “Kami melihat bahwa anggaran yang dilakukan untuk festival tegalboto itu tidak sedikit”, teriak orator aksi.
 
“Kita ini mahasiswa Universitas Jember. Kita bukan orang luar. Kita memiliki hak untuk mengetahuinya,”ujar orator. Peserta aksi menginginkan adanya keterbukaan informasi publik dari pihak rektorat mengenai transparansi anggaran, klarifikasi kegiatan mahasiswa yang dibatasi karena adanya acara 50 tahun Unej, dan kejelasan proses verifikasi UKT 2014.
 

Dalam press release aksi tersebut menyatakan bahwa jika mengacu pada UU No. 14 tahun 2013 pasal 9 bahwa seharusnya transparansi anggaran public termasuk UKT menjadi hal yang wajib dipublikasikan. Namun hal tersebut tidak dilakukan oleh Universitas Jember. “Kami menginginkan keterbukaan, Pak,”ungkap orator aksi. Mereka juga mengancam akan melaporkan lembaga Universitas Jember pada KIP. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *