FTP UJ Gelar Bazar Produk Untuk Mahasiswa Baru

 JEMBER – Bazar produk inovasi pangan kembali digelar oleh Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Jember (Unej). Jumat (1/11) pagi tampak tenda dan berbagai macam produk pangan berjejer rapi dipamerkan di halaman parkir FTP. Peserta bazar produk pangan ini adalah mahasiswa baru FTP tahun angkatan 2013.

 

Bazar bertemakan “Bintang (Bazar Inovasi Teknologi Pangan)” ini diawali dengan pembukaan dari Anang selaku Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FTP beserta Ir. Jayus Ph.D selaku Pembantu Dekan III FTP. Acara ini dilatarbelakangi oleh pengaplikasian karya tulis ilmiah (KTI) yang merupakan tugas Pengenalan dan Pengembangan Mahasiswa Baru (P2MABA). Acara ini dijadikan sebagai aplikasi awal untuk pembelajaran selanjutnya di FTP. “Acara ini bagus karena sesuai dengan visi misi FTP sendiri yaitu untuk mencetak entrepreneur sebagai wirausahawan. Ini sebagai aplikasi kecil, nanti pada studi selanjutnya ada mata kuliah kewirausahaan yang mungkin ini juga dapat dijadikan pembelajaran awal,” ujar Jayus.

 

Berbagai macam produk dipamerkan dalam acara bazar ini. “Produk kami adalah krupuk yang terbuat dari kulit pisang,” ungkap Sofi salah satu peserta bazar. Dalam pembuatannya, kulit pisang direndam air kapur untuk menghilangkan getah dan rasa getirnya, serta menambah kerenyahan krupuk itu sendiri. Selanjutnya dicampur dengan tepung dan digoreng. 

 

Produk pangan kreativitas terbaik dimenangkan oleh produk mangrove dan dendeng jantung pisang. Penilaian sebagai apresiasi terhadap peserta bazar  dilakukan oleh PD III, Presiden BEM, dan perwakilan sub bagian akademik. “Dendeng jantung pisang menjadi produk terbaik karena rasanya yang hampir mirip daging,” ungkap Muhammad Nur Hidayat selaku Ketua Panitia acara ini. Penilaian secara khusus dilakukan dengan penghitungan laba hasil penjualan.

 

Acara ini juga dihadiri oleh beberapa mahasiswa fakultas lain. Publikasi dilakukan dengan penyebaran selebaran ke fakultas lain. Tujuannnya untuk mengenalkan mahasiwa baru FTP yang terbilang baru di dunia inovasi pangan. Namun publikasi yang masih kurang dirasakan oleh salah satu pengunjung bazar fakultas lain. “Publikasinya masih kurang, soalnya banyak yang tidak tahu ada acara bazaar disini”, ungkap Niken Permatasari salah satu pengunjung dari Fakultas Farmasi. 

 

Lokasi yang lebih strategis juga dinilai sebagai salah satu faktor pendukung kesuksesan acara ini. “Tempatnya kurang strategis, sebaiknya di depan atau di pinggir jalan agar banyak yang tahu kalau ada bazar,” ujar Sofi. “Harapannya semoga untuk tahun depan acara seperti ini bisa di selenggarakan  dengan acara yang lebih besar dan antusias dari mahasiswa lain luar ftp di harapkan jauh lebih banyak,” ungkap Rafika, mahasiswa baru angkatan 2013. [Dina]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *